Mengenal Permainan Tradisional Kucing Jongkok dan Manfaatnya Untuk Anak

Kucing jongkok merupakan permainan tradisional anak-anak yang sering dimainkan hingga saat ini. Permainan ini membutuhkan kelincahan serta strategi dari pemainnya. Jika Anda belum familiar dengan permainan ini, berikut penjelasan serta manfaat-manfaatnya untuk anak.

Definisi

Permainan yang mirip dengan kucing kucingan ini merupakan permainan yang menggambarkan kehidupan seekor kucing kejar-kejaran dengan tikus. Untuk memainkannya, dibutuhkan tempat yang luas karena membutuhkan aktivitas fisik dan pemain yang banyak.

Kemudian, buatlah garis melingkar dan bagi pemain menjadi beberapa kelompok. Pilih satu orang di setiap kelompok untuk menjadi kucing. Pemain yang menjadi kucing harus berada di tengah kelompok dan nantinya mengejar pemain lain. Saat dikejar, pemain bisa jongkok untuk menghindari kucing. Saat pemain tidak sempat jongkok, pemain tersebut yang akan menjadi kucing.

Manfaat

  1. Meningkatkan Keaktifan

Seperti yang diketahui, permainan kucing jongkok mengharuskan pemainnya untuk berlari. Baik itu saat menjadi kucing yang harus mengejar, atau menjadi pemain lain yang dikejar kucing. Karenanya, saat memainkan permainan ini anak menjadi aktif karena banyak berlarian.

  1. Belajar Bersosialisasi

Karena permainan ini membutuhkan pemain lebih dari satu, bahkan banyak pemain, permainan ini akan membuat anak bertemu dengan banyak teman sebayanya. Maka dari itu, anak otomatis akan berusaha untuk bersosialisasi dengan temannya agar permainan menjadi lebih seru.

Itulah deskripsi serta manfaat dari permainan kucing jongkok. Permainan ini sangat seru dan menyenangkan karena dimainkan secara bersama-sama. Namun, pastikan anak untuk berhati-hati agar tidak terluka karena terjatuh saat berlari atau tidak sengaja tersandung dengan temannya.

Similar Posts